BENGKULU — Minat generasi muda terhadap dunia investasi terus berkembang. Namun, ketertarikan tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar keputusan investasi tidak dilakukan secara sembarangan.
Berangkat dari pentingnya literasi keuangan sejak usia sekolah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 75 Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu) menggandeng Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar sosialisasi dan edukasi pasar modal bagi pelajar SMA Negeri 6 Kota Bengkulu, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia pasar modal, khususnya investasi saham. Selain memperkenalkan mekanisme investasi, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai manfaat, risiko, serta pentingnya mengambil keputusan investasi berdasarkan pengetahuan yang benar.
Ketua KKN Tematik 75 UM Bengkulu, Muhammad Ilham Ramadhan, mengatakan edukasi pasar modal penting diberikan sejak dini. Menurutnya, literasi keuangan dapat menjadi bekal bagi pelajar untuk memahami cara mengelola keuangan secara bijak sekaligus mengenali peluang investasi yang legal dan bertanggung jawab.
“Kami berharap melalui kegiatan ini siswa tidak hanya mengenal pasar modal, tetapi juga memahami bagaimana berinvestasi secara bijak, legal, dan bertanggung jawab. Literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi masa depan,” ujarnya.
Siswa Aktif Bertanya soal Investasi Saham
Dalam sosialisasi tersebut, narasumber dari BEI menjelaskan berbagai hal mendasar mengenai pasar modal dan investasi saham. Materi disampaikan secara interaktif sehingga siswa dapat langsung mengajukan pertanyaan berdasarkan rasa ingin tahu mereka.
Sejumlah siswa menggali informasi mengenai cara memulai investasi, tingkat risiko saham, hingga pertimbangan dalam memilih instrumen investasi yang sesuai dengan kemampuan.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama sesi diskusi. Bagi sebagian pelajar, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh gambaran awal mengenai bagaimana pasar modal bekerja dan apa saja yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi.
Mahasiswa KKN UM Bengkulu menekankan bahwa investasi bukan sekadar persoalan memperoleh keuntungan. Pemahaman mengenai risiko, legalitas, kemampuan finansial, serta tujuan investasi menjadi bagian penting yang harus dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan.
KKN UM Bengkulu Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda
Sosialisasi pasar modal tersebut dilaksanakan melalui pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab antara siswa dengan pemateri dari KKN UM Bengkulu dan BEI.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN UM Bengkulu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Tidak hanya menjalankan program kerja di lingkungan tempat mereka mengabdi, mahasiswa juga berupaya menghadirkan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Melalui edukasi investasi saham tersebut, para siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan keuangan dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai tawaran investasi yang tidak jelas legalitas maupun risikonya.
Kolaborasi KKN UM Bengkulu dan BEI ini juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, dunia pasar modal, dan institusi pendidikan dalam membangun literasi keuangan generasi muda di Bengkulu.
Dengan pengetahuan yang memadai, pelajar tidak hanya menjadi generasi yang mengenal investasi, tetapi juga diharapkan mampu menjadi calon investor yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.












