BENGKULU – Dosen Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu), Andi Azhar, Ph.D., resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perkumpulan Profesional Sektor Publik Indonesia (PPSPI) Provinsi Bengkulu untuk masa bakti terbaru. Pelantikan dilaksanakan secara serentak bersama jajaran Dewan Pengurus Nasional (DPN) dan DPW PPSPI se-Indonesia pada Senin (3/8/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pembina PPSPI yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung secara hibrida, dengan pelantikan luring dipusatkan di Aula Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, sementara para pengurus wilayah dari berbagai provinsi mengikuti prosesi secara daring melalui Zoom.
Pada tingkat nasional, PPSPI dipimpin oleh Prof. Amilin, yang juga merupakan Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) RI sekaligus Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
PPSPI merupakan organisasi profesi yang berfokus pada pengembangan kompetensi, profesionalisme, serta penguatan tata kelola sumber daya manusia di sektor publik. Organisasi ini hadir sebagai wadah kolaborasi bagi para praktisi dan profesional untuk meningkatkan standar kompetensi, etika profesi, dan kualitas pelayanan publik di Indonesia.
Terpilihnya Andi Azhar dinilai sejalan dengan pengalaman akademik maupun profesional yang dimilikinya. Ia merupakan doktor di bidang Business Administration dari Taiwan dan saat ini mengajar pada Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan konsentrasi pemasaran.
Selain aktif sebagai akademisi, Andi juga dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis, di antaranya sebagai Kepala UM Bengkulu Global Engagement (UGE), Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Managing Editor UM Bengkulu Press, serta asesor kompetensi pada LSP P3 TRI.
Usai dilantik, Andi Azhar menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Menurutnya, kepemimpinan di PPSPI Bengkulu merupakan ruang pengabdian untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sektor publik.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk membangun ekosistem profesional sektor publik yang semakin kompeten, adaptif, dan berintegritas. PPSPI Bengkulu harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta berbagai lembaga dalam memperkuat kapasitas SDM sektor publik agar siap menghadapi perubahan dan tantangan zaman,” ujar Andi Azhar.
Ia menegaskan, salah satu fokus kepemimpinannya adalah memperluas jaringan keanggotaan PPSPI di Bengkulu sekaligus menghadirkan berbagai program peningkatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kami ingin menghadirkan program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi para profesional sektor publik. Pelatihan, sertifikasi kompetensi, pendampingan, hingga kolaborasi lintas institusi akan menjadi prioritas agar kualitas pelayanan publik di Bengkulu terus meningkat,” katanya.
Dengan pengalaman di bidang manajemen, pengembangan kerja sama internasional, serta sertifikasi profesi, Andi optimistis PPSPI Bengkulu mampu berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia sektor publik yang unggul dan berdaya saing.
Kepengurusan baru PPSPI Bengkulu diharapkan tidak hanya memperkuat profesionalisme aparatur dan praktisi sektor publik di daerah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung agenda transformasi ketenagakerjaan dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia secara nasional.












