JAKARTA – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (SILAT APIK PTMA) 2026
yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), Jakarta, 24–26 Juni 2026.
Dalam ajang nasional yang mempertemukan dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia tersebut, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UMB berhasil meraih sejumlah penghargaan pada berbagai kategori lomba.
M. Dzaki Nabawi tampil sebagai Juara Umum sekaligus Juara I kategori Prompt Poster AI. Sementara itu, Elsa Apika meraih Juara I kategori PR Campaign for Problem Solving. Prestasi juga diraih Rangga Bagas A.W. yang menyabet Juara II kategori Best Street Photography, serta Ayu Hanes yang memperoleh Juara Umum III kategori Short Semi Documentary.
SILAT APIK PTMA 2026 mengangkat tema “Komunikasi Berdampak: Mendorong Transformasi Sosial Berkelanjutan melalui Inovasi Digital yang Etis.” Tema tersebut merefleksikan pentingnya penguatan etika komunikasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan ini juga menjadi forum akademik yang mempertemukan sivitas akademika Ilmu Komunikasi PTMA untuk bertukar gagasan mengenai berbagai isu strategis, seperti etika digital, tata kelola kecerdasan artifisial, disinformasi, hingga peran komunikasi dalam mendorong transformasi sosial yang berkelanjutan.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Riswanto, M.Si., mengapresiasi capaian mahasiswa yang dinilai mampu menunjukkan kualitas dan daya saing di tingkat nasional.
“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi UMB tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Menurut Riswanto, Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UMB akan terus memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengembangan program akademik, kolaborasi, serta berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan keterampilan di bidang komunikasi digital, media, dan industri kreatif.
Rangkaian prestasi tersebut semakin menegaskan komitmen Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di era transformasi digital. Keberhasilan di SILAT APIK PTMA 2026 diharapkan menjadi pijakan bagi lahirnya prestasi-prestasi baru sekaligus memperkuat posisi Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UMB sebagai salah satu program studi yang kompetitif di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.












