Bengkulu – Universitas Muhammadiyah Bengkulu melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menggelar yudisium bagi mahasiswa program pascasarjana dan strata satu di Aula Hasan Dien Kampus IV UM Bengkulu, Senin (18/5/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri jajaran pimpinan persyarikatan, sivitas akademika, serta mitra strategis kampus.
Sebanyak 83 mahasiswa mengikuti prosesi yudisium tersebut. Dari jumlah itu, 9 mahasiswa berasal dari program pascasarjana dan 74 mahasiswa dari program strata satu, yang terdiri atas 54 mahasiswa Program Studi Manajemen, 18 mahasiswa Program Studi Akuntansi, dan 2 mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam.
Acara turut dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bengkulu Dr. H. Fajrul Hamidi, S.H., M.H., Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Bengkulu Dr. Hj. Amnah Qoryati, M.Pd., Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Bengkulu Dr. Ahmad Dasan, jajaran rektorat dan wakil rektor, serta mitra FEB UM Bengkulu, di antaranya Bank Syariah Indonesia, Bank Mega Syariah, Bank Fadhilah, dan Kantor Bursa Efek Indonesia Bengkulu.

Dalam sambutannya, Ketua PWM Bengkulu Dr. H. Fajrul Hamidi menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum transformasi kehidupan.
“Yudisium ini tidak hanya menjadi momentum transformasi pendidikan, tetapi juga transformasi kehidupan yang berakhlak dan berkemajuan. Kami berharap 83 mahasiswa yang diyudisium hari ini dapat menjadi ujung tombak Muhammadiyah dalam berdakwah dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FEB UM Bengkulu, Furqonti Ranida, M.M., menyampaikan bahwa yudisium merupakan titik awal pengabdian lulusan di tengah masyarakat. Ia berharap seluruh lulusan mampu menjaga nama baik almamater serta menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kami bangga atas capaian para mahasiswa FEB UM Bengkulu. Keberhasilan hari ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jadilah lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan jiwa kepemimpinan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Furqonti Ranida juga mengumumkan para lulusan terbaik dari masing-masing program studi. Untuk jenjang pascasarjana, predikat lulusan terbaik diraih Mifah Farid dari Program Studi Manajemen dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97 dan predikat cumlaude.
Pada jenjang strata satu, Diki Ardiansyah dari Program Studi Akuntansi meraih IPK 3,96 dengan predikat cum laude. Tidak hanya unggul secara akademik, Diki juga menorehkan prestasi nonakademik melalui publikasi jurnal ilmiah terindeks Sinta 3.
Predikat lulusan terbaik Program Studi Manajemen diraih Mustika Zufa Beriani dengan IPK 3,95 dan predikat cum laude. Adapun dari Program Studi Ekonomi Islam, penghargaan diberikan kepada Oki Yufita dengan IPK 3,85 yang juga memiliki capaian nonakademik membanggakan.
Selain itu, penghargaan khusus sebagai lulusan termuda diberikan kepada Riyanti Ari Utami.
Suasana yudisium semakin semarak saat mahasiswa FEB UM Bengkulu menampilkan berbagai pertunjukan seni yang ditutup dengan penampilan flashmob. Penampilan tersebut menjadi simbol kebersamaan dan sukacita atas perjuangan akademik yang telah dilalui para lulusan.
Yudisium FEB UM Bengkulu tahun 2026 tidak hanya menjadi penanda akhir perjalanan akademik, tetapi juga awal langkah baru para lulusan untuk mengabdi kepada masyarakat dengan membawa nilai-nilai intelektualitas, profesionalisme, dan spirit Muhammadiyah yang berkemajuan.(Tim)












